JALAN HIDUP
“Jalan Hidup”
Setiap orang mempunyai jalannya masing-masing juga berbeda-beda, tak selalu sama.
Allah lebih mengetahui, melebihi diri kita sendiri, mana yang terbaik untuk hamba-Nya.
Jadi untuk apa kita berputus asa, minder dan lain sebagainya?.
Fokus kepada diri kita, masih banyak hal lain dan 'amal kebaikan yang kita bisa lakukan,
Fokus kepada diri kita, sejauh ini sudah bermanfaatkah kita untuk orang lain?
Sudah sejauh mana berusaha, menggapai, berjuang?
Ataukah kita masih saja berlarut-larut dalam kekurangan-kekurangan kita?, tanpa kita sadari, begitu banyak nikmat Allah yang sungguh tak terhitung begitu banyaknya, syukuri apa yang ada pada diri kita saat ini, apa yang telah kita capai, apa yang telah kita miliki hari ini,
bukan tenggelam dalam pikiran, yang terus menerus merasa diri ini tidak pantas, tidak berguna, tidak ada apa-apanya, menyalahkan dan menyalahkan. Sungguh itu tak akan menyelesaikan permasalahan, bangkitlah kuatkan tekad, berusahalah untuk maju, bergerak ketika dalam keterpurukan, bangunlah wujudkan impian, walau sulit namun percayalah bersama kesulitan ada kemudahan.
Allah berfirman:
إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا
"sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan."
(QS. Al-Insyirah 94: Ayat 6)
Dan Syaikh Abdullah Sidiq Al-Ghumari hafizahullah pernah menasehati muridnya yang seorang dokter;
“Dimana saja Allah meletakkan kamu, disitulah kamu beribadah kepada Allah. Lakukan dengan baik, itulah bidang yg di pilihkan Allah untukmu”

Komentar
Posting Komentar