Menemukan Rembulan di Gelap Malam
Menemukan Rembulan di Gelap Malam Saat ini, sajak-sajak itu mulai ku rangkai dan ku tulis. Pungguk itu menemukan Rembulan di kegelapan malam, hanya sebagian malam yang terlihat dalam pandangan. Pungguk itu tak pernah mengetahui siapakah Rembulan itu? Tak pernah melihat seutuhnya, namun seakan mampu memporak-porandakan hati yang sedang suram, menjadi tanaman yang subur, yang di siram air hujan yang kemudian mampu menyejukkan. Pungguk itu terheran-heran, mengapa satu kali melihat Rembulan itu, seakan rasa itu menjadi satu di dalam qalbu. Tak terlalu lama, Pungguk itu pun mengetahui apa yang di lihatnya itu adalah benar Rembulan yang selama ini di dambakan, mengetahui sedikitnya dari kicauan-kicauan burung-burung yang beterbangan. Tetiba Rembulan menanyakan sedang apakah gerangan Pungguk duduk termenung dalam keheningan?, Pungguk itu menjawab dengan kata-kata kebingungan, sebab getaran itu tak mampu ia kendalikan, dan masih mempertanyakan apakah dia Rembulan itu? Memanglah benar, Re...